Dari Saya untuk Tragedi Sukhoi

Beberapa hari ini, setiap nonton TV isinya ga jauh2 dari berita tentang Tragedi Sukhoi. Termasuk saat ini, ketika lg nunggu suami sy menjemput, sy nge’blog sambil sesekali curi pandang ke layar TV yg lg bahas tentang blackbox nya pesawat tersebut. Kalau disuruh menganalisa kemungkinan penyebab kecelakaan tersebut, sy angkat tangan aja deh. Yah iyalah yah, kalau sy mampu mungkin sy ga berada di sini melainkan udah diundang ke TV swasta paling oke di nusantara ini untuk ngomongin itu. Lewat tulisan ini, sy hanya mau menyampaikan ucapan bela sungkawa untuk semua para keluarga korban.

Kemarin sy tertegun, ketika salah seorang ibu dari penumpang pesawat yang merupakan reporter di salah satu TV swasta diwawancara dan beliau bilang seperti ini kira-kira:

Harusnya anak saya tanggal 9 ini diangkat di pekerjaannya karena sudah 6 bulan sejak dia diterima di televisi ini, tapi ternyata tanggal 9 dia malah diangkat dari Tebing. Tp sy tetap berharap dia masih hidup, dan sy terus berdoa biar saat ini dia tidur dan ga sadar aja biar dia ga merasakan sakit, lapar, kedinginan sampai akhirnya dia ditemukan dan pulang.

Deg!!! Sy bener2 tersentuh denger kalimat si ibu. Bener2 mengungkapkan besarnya kasih ibu kepada anaknya. Saat orang lain udah ga berharap apa2 lagi, dia masih tetap berpengharapan. Saat orang lain berpikir ketemu jenazah aja udah syukur, si ibu malah berharap jauuuuuh lebih besar dari itu. Dia tidak sekedar berharap anaknya masih hidup, tp dia berharap anaknya tidak merasakan sedikitpun kesakitan dan menderita..

Ibu, sy turut mendoakan yah semoga yg ibu harapkan dikabulkan sama Sang Pemberi Segalanya. Dan apapun yang terjadi, sy dukung ibu biar kuat. Sy kagum dengan pengharapan yg ibu miliki..

Sy merasa, kesedihan itu tidak hanya milik si ibu seorang. Banyaaaak sekali yg berduka untuk tragedi ini. Sy ga mau mengkritik pemerintah, pilot, dan entah pihak mana pun yg disebut-sebut bersalah utk kejadian ini. Yg sy punya hanya doa untuk semua yg saat ini sedang merasakan kesedihan yg sangat dalam. Dan kalau ada di antara yg baca tulisan yg ga seberapa ini berkenan, sy juga ajak untuk kita doakan mereka. Satu lagi yg sangat penting, jangan menjadi generasi yg suka menertawakan penderitaan orang lain. Bagi kita mungkin bukan apa2, tp bbm yg berisi humor atau malah foto2 yg entahlah kebenarannya itu bisa dipertanggungjawabkan sejauh apa, itu sama sekali bukan suatu hal yg lucu bagi mereka yg kehilangan. Mungkin beberapa orang hanya latah dan ga berniat menertawakan melakukan broadcast2 yg didapat dari orang lain, tp lupakanlah semua itu dan segera berhenti.

Dan untuk menutup tulisan ini,,

Yah Tuhan,,berkenanlah mengubah setiap ratapan menjadi tarian karena hanya Engkau yg mampu melakukannya.. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s